Rabu, 31 Oktober 2018

INFO TENTANG WAE REBO - Penting,

INFO TENTANG  WAE  REBO - penting

https://jefrihutagalung.wordpress.com/2016/07/28/mbaru-niang-keunikan-rumah-adat-manggarai-waerebo-part-2/

Penting  karena ada:

  1. Ada Teks
  2. Gambar
  3. Video: Dere, Nunduk
JPS  1  Nov. 2018


Nota :
1, Waerebo  berumur 1080 atau  1140 tahnun (?) , 19  generasi  (19 x 60 rata-rata ) = 1140
2. Ada 7   Mbaru Niang  (Mbaru - rumah; niang artinya tinggi).  Mbaru niang  berbentuk  kerucut . Adapun ketujuh Mbaru Niang itu adalah: : 
2.1. Niang Tembong ,: rumah utama, di mana di situ  tempat simpan alat musik tradisional, yakni Gong dan Gendang. 
2.2. Niang Gena  
2.3. Niang Mandok
2.4. Niang  Jintam
2.5. Niang  Ndorom
2.6. Niang  Jekong
2.7. Niang  Maro 
3. Bagian-bagian  Rumah Niang: 
3.1. Ngaung (Kolong) tempat pelihara hewan atau tempat untuk menenun; 
3.2. Lutur  / Tenda  untuk  dapur atau tempat tidur atau terima tamu.  Tempat tidur keluarga disebut Lo'ang (Nolang) dan tempat terima tamu disebut  Lutur,
3.3).  Loteng (Lobo), tempat menyimpan sesuatu, misalnya kayu; , periuk
3.4).  Lentar  : tempat simpah benih tanaman, misalnya jagung, padi, dll; 
3.5.   Lempa rae , tempat simpan  makanan cadangan; 
3.6.   Hekang kode, tempat  menyimpan  persembahan untuk leluhur.
4. Kayu-kayu yang dipakai di Niang: 
4.1. Bongkok  untuk tiang utama terbuat dari  kayu Worok. 
4.2?. Papan , dipilih kayu Ajang, 
4.3.  Kenti; 
4.4. Bambu . 
4.5. Upuh (?)  
4.6. Ntorang.
4.7. Natu
5. Binatang persembahan saat buat rumah: 
5.1.Babi, 
5.2.Anjing, 
5.3. Ayam (berwarna Putih (bakok) , Merah (sepang), Hijau (rasi)

Tokoh-tokoh: 

  1. Aleksander  Ngadus (https://www.youtube.com/watch?v=5s4pFv_olIA&t=429s)
  2. Petrus  Natul (https://www.youtube.com/watch?v=5s4pFv_olIA&t=429s)
  3. Yosef Katup (https://www.youtube.com/watch?v=5s4pFv_olIA&t=429s))
  4. Pa' Lodo (https://www.youtube.com/watch?v=5s4pFv_olIA&t=429s)
  5. Fransiksus  Mudir (https://www.youtube.com/watch?v=5s4pFv_olIA&t=429s)
  6. Kanisius Sunti (https://www.youtube.com/watch?v=5s4pFv_olIA&t=429s)
  7. Yosef Kopertino Arman - : Kisah (Nunduk Nderu  Bulan")  (https://www.youtube.com/watch?v=5s4pFv_olIA&t=429s)
  8. Marcelino Ovan (https://www.youtube.com/watch?v=5s4pFv_olIA&t=429s)
  9. Vitalis Haman (https://www.youtube.com/watch?v=5s4pFv_olIA&t=429s)

Ayam persembahan untuk orang Wae Rebo: (8 Mei 2025)
  1. Ayam Jantan Putih (Lalong Bakok) : untuk  Tuhan (Mori Jari agu Dedek)
  2. Ayam Jantan Merah (Lalong Sepanf): untuk leluhur (empo)
  3. Ayam hijau (rasi): untuk  roh kampung / tanah. 
  4. Ayam abu-abu (Welu / Rawuk): ........


https://www.youtube.com/watch?v=23kw8pg5GvU


T

JPS, 19 Januari 2019


______________________

Wae Rebo, Desa Tradisional Orang Minang di Pegunungan Flores

https://www.merdeka.com/travel/wae-rebo-desa-tradisional-orang-minang-di-pegunungan-flores.html

Beberapa  data:
  1. Leluhur orang Minangkau berasal dari Minang, Minangkabau, Sumatra  Barat. Mereka  datang via Nanga Paang Desa Legu Kec. Satarmese (http://www.floressmart.com/2018/11/15/ini-keluhan-nelayan-nanga-paang-ke-iwan-manasa/)
  2. Wae Rebo  di Desa  Satar Lenda, Satarmese Barat, dijadikan konservasi warisan budaya Asia Pasifik  oleh UNESCO   pada tahun   2012. 
  3. Wae Rebo berada di atas 1.100 meter  dpml
  4. Hingga kini  Wae  Rebo memiliki 18 keturunan. Leluhur  yang  datang dari Minang  adalah Maro dan Simbang  suadaranya  berlayar  dengan Perahu layar. 
  5. Kain tenun Wae Rebo bernama  Cura.




Masyarakat Wae Rebo merupakan ketunan dari Minang, Sumatra Barat. Benarkah? 
  1. Apakah ada kesamaan antara Bahasa Manggarai orang  Wae Rebo  dengan  Bahasa  Minang?
  2. Dari segi Agama?  Apakah ada kesamaan? Tidak, sangat berbeda. Agama Masyarakat Wae Rebo adalah Katolik sedangkan Minang umumnya Islam.
  3. Budaya perkawinan, apakah ada kesamaan?  Tidak. Wae rebo mengandung Patrilineal, Minang , Matrilineal.

___________


VIDEO|SEJARAH ASAL-USUL MASYARAKAT WAE REBO SESSION I


https://www.youtube.com/watch?v=Hu0N3tihDNU

Penutur: Bapak Alex, Tokoh Masyarakat  Wae Rebo

______

https://www.youtube.com/watch?v=mJftjcYFp18

DESA ADAT WAEREBO || EXPLORE NUSA TENGGARA TIMUR episode 9

Andrea Ramadhan

Di Wae Rebo ada 7 rumah utama. yakni 
  1. Niang Gendang = rumah utama
  2. Niang Pirung
  3. Niang Ndorom
  4. Niang Gana Jekong
  5. Niang Jintam
  6. Niang Mandor
  7. Niang Maro
Hanya ada satu niang uta. Niang laing merupakan Sondong = pemekaran / tambahan. 
Niang - niang ini mengelilingi  compang . Compang  adalah tempat sakral di mana di situ diletakan persembahan kepada leluhur atau  Tuhan Sang Pencipta Semesta. 

Ketujuh niang di atas merupakan simbol t tempat sakral di  Wae rebo, yakni:
  1. Golo Poto : Gunung Poto
  2. Wae Rebu : Mata Air Wae Rebo
  3. Komba : nama tempat
  4. Ponto Nao
  5. Polo
  6. .......
  7. .........
JPS, 7 Mei 2025. 






*******

Asal mula orang  Wae Rebo berasal dari Minang, Sumatra Barat.  Konon ada 2 kakak beradik, Maro dan Nimbung (?) mereka  ada pikiran atau keinginan untuk menjadi pemimpin (hak wilayah) yang mereka miliki.  Dalam  rangka mewujudkan hal ini, mereka  tidak bertengkar , apalagi adu fisik manusia  tetapi  melakukan aktivitas adu hewan peliharaan mereka, yakni kerbau.  Masing -masing mereka memersiapkan 2 ekor  kerbau. Ternyata  kerbau ...kakak (?) .yang menang. 
Lalu mereka  merantau, berlayat. Pertama  mereka ke Makasar, lalu menuju Pulau Komodo lalu ke  Werloka, Pulau  Flores. Lalu mereka  belayar lagi menuju Nanga Paang di  Satarmese. Lalu mereka  melihat ke wilayah pegunungan. Mereka melihat ada asap api. Mereka berpikir, tentulah di situ ada api. Mereka datang ke tempat itu . Ternyata mereka tiba di Todo. Ternayata ada banyak orang di tempat itu. Orang Todo menyambut mereka.  Mereka minta izin untuk hidup bersama mereka. Orang  Todo setuju. Mereka  hidup bersama. Lalu   kedua leluhur ini . yakni Maro (kakak) dan Baimbang (adik) setelah kurang lebih 2 generasi mereka  ada do Todo  mereka  mencari tempat tinggal baru yang lebih luas lagi.  Maka, Mereka pindah ke Popo .  Setelah itu mereka menuju Wae Rebo.. 

JPS, 9 Juni 2025. 

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar